Logo Desa

Desa Rosep

Penyuluan dan Konseling Gizi Desa Rosep

Penyuluan dan Konseling Gizi Desa Rosep

📅 13 Oct 2025 • ✍️ Admin

Gambar Berita

📅 13 Oct 2025 • ✍️ Admin

🥦 Penyuluhan dan Konseling Gizi di Desa Rosep, Wujud Kepedulian Terhadap Kesehatan Masyarakat

Desa Rosep, Kecamatan Blega — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat dan bergizi seimbang, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bersama Puskesmas Blega menggelar kegiatan Penyuluhan dan Konseling Gizi di Balai Desa Rosep pada Selasa, 15 Oktober 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Kepala Desa Rosep, kader posyandu, serta warga desa, khususnya para ibu rumah tangga dan remaja putri. Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan pemerintah desa yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa dan tim kesehatan yang telah peduli terhadap peningkatan kesehatan masyarakat desa, terutama dalam hal pemenuhan gizi keluarga,” ujar Ibu Sulastri, Kepala Desa Rosep.

Dalam penyuluhan ini, narasumber dari Puskesmas Blega menjelaskan tentang pentingnya gizi seimbang, pencegahan stunting, serta pemilihan makanan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil. Peserta diajak memahami konsep Isi Piringku dan cara mengatur konsumsi harian agar kebutuhan gizi terpenuhi.

Mahasiswa KKNT juga berperan aktif dengan memberikan konseling gizi langsung kepada peserta. Mereka membantu warga menghitung kebutuhan kalori harian, mengenalkan bahan makanan lokal yang bergizi tinggi, serta memberikan contoh menu sederhana namun sehat yang mudah diterapkan di rumah.

“Kami ingin membantu masyarakat Desa Rosep memahami bahwa gizi seimbang bisa diwujudkan dengan bahan makanan yang ada di sekitar, tanpa harus mahal,” jelas Fitri Aulia, salah satu mahasiswa KKNT.

Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif, diselingi dengan kuis edukatif dan pembagian doorprize sederhana bagi peserta yang aktif menjawab pertanyaan. Suasana hangat dan antusias tampak dari para ibu yang bersemangat mengikuti sesi tanya jawab.

Sebagai penutup, dilakukan pemeriksaan kesehatan ringan seperti pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan atas bagi ibu dan anak-anak. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran gizi dan mencegah masalah kekurangan gizi di Desa Rosep.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan, karena masyarakat masih perlu banyak edukasi tentang gizi dan pola makan sehat,” tambah salah satu kader posyandu setempat.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kesehatan masyarakat berawal dari edukasi dan kesadaran bersama.