Mahasiswa KKNT membantu petani kacang panen
📅 13 Oct 2025 • ✍️ Admin
📅 13 Oct 2025 • ✍️ Admin
🌾 Mahasiswa KKNT Membantu Petani Kacang Panen di Desa RosepDesa Rosep, Blega — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat desa dengan ikut serta dalam kegiatan panen kacang tanah bersama para petani di Dusun Tengah, Desa Rosep, pada Kamis, 10 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam membantu sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat. Dengan penuh semangat, para mahasiswa turun langsung ke lahan pertanian, memanen kacang, membersihkan hasil panen, dan membantu proses penjemuran.
“Kami merasa senang bisa terlibat langsung dalam aktivitas warga. Selain membantu, kami juga belajar banyak tentang proses tanam dan panen kacang yang menjadi komoditas unggulan Desa Rosep,” ujar Siti Rahma, salah satu peserta KKNT.
Para petani menyambut baik kehadiran mahasiswa KKNT yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Selain memberikan tenaga, kehadiran mahasiswa juga membawa semangat baru bagi petani lokal.
“Kami berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang mau ikut turun ke sawah. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar generasi muda lebih mengenal dunia pertanian,” tutur Pak Sukarno, salah satu petani Desa Rosep.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang pertanian, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan warga desa. Program ini menjadi bagian dari agenda KKNT bertema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Sektor Pertanian dan Ekonomi Desa.”
Dosen pembimbing lapangan, Dr. Rina Marlina, M.P., berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kedua pihak.
“Mahasiswa belajar langsung dari masyarakat, sementara petani mendapatkan bantuan tenaga dan wawasan baru untuk meningkatkan hasil panen,” ungkapnya.
Kegiatan panen bersama ditutup dengan makan siang bersama di lahan pertanian, menciptakan suasana akrab antara mahasiswa dan warga.
Semangat gotong royong dan kebersamaan ini menjadi cerminan nyata kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat desa.